Rabu, 10 Juli 2013

PANGGUNG JUARA ; AJANG EKSPRESI ANAK JUARA


http://www.rumahzakat.org/modules/uploads/2013/07/frame.jpg

SEMARANG. Menutup tahun ajaran 2012 – 2013 SD Juara Semarang menggelar beragam event kegiatan seperti: berbagai penampilan siswa, pemberian reward untuk orangtua siswa dan tidak kalah menariknya acara parenting school dengan narasumber multitalenta, Joko Kristiyanto, dari Kota Bandung, Jumat (28/6).

Untuk penampilan siswa masing-masing kelas diberi kebebasan memilih jenis penampilan sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh masing-masing siswa. Mulai dari: tahfidz, gerak tari dan lagu, drama, tari daerah, puisi, biola, rebana, sampai musik rombeng alias musik yang menggunakan alat musik dari barang-barang bekas. Semua siswa merasa senang, dan ceria karena bisa tampil dihadapan orang tuanya.

Melalui event ini para siswa bergembira, karena merupakan sarana mengekspresikan diri, merasa dihargai dan difasilitasi. Demikianlah sejatinya, setiap entitas pendidikan memaknai akhir dari pembelajaran di setiap rentang waktunya. Tidak hanya sekedar memperlihatkan hasil belajar berupa angka-angka (raport, red) yang sebagian besar tidak menginterpretasikan potensi siswa yang sesungguhnya. Boleh jadi bagi siswa yang mendapatkan nilai angka minim, nilai raport menjadi bahan olok-olok orang tua atau saudara-saudaranya di rumah.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi atau meminimalisir rasa kekecewaan anak terhadap nilai angka (nilai raport) yang diraih dikelasnya, perlu adanya ekspresi potensi, agar si-anak bisa mengungkapkan, “Ini Lho Kelebihanku”, sehingga orangtua bisa mengapresiasi “sisi lain” dari diri si-anak. Harapannya agar orangtua tidak hanya bisa menerima atau memberikan apresiasi ketika si-anak dapat nilai angka tinggi saja, akan tetapi bagaimana ia bisa mensikapi secara bijak ketika kondisi si-anak sebaliknya.**

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Berita Favorit

Wanita, Jasamu Tiada Terkira

Wanita, Jasamu Tiada Terkira
Aisyah r.a berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita?” Jawab Rasulullah SAW “Suaminya.” ” Siapa pula berhak terhadap lelaki?” Jawab Rasulullah SAW, “Ibunya.”